Contoh: toko 67 m² bersih
- Area penjualan 5,80 × 8,40 m, 48,7 m².
- Gudang 3,40 × 3,20 m, 10,9 m²; terbuka dari area penjualan.
- WC 2,20 × 3,20 m, 7,0 m².
Tips tata letak toko
- Kasir dekat pintu masuk. Pelanggan yang masuk dan keluar terlihat; di belakang kasir harus ada tempat untuk penjual berdiri. Pada contoh, jarak kasir ke etalase 1,20 m.
- Lorong lebar. Pada contoh, lorong antara rak dinding dan rak pulau di tengah lebih dari 2 m; troli belanja atau kereta bayi bisa berputar dengan leluasa.
- Jangan halangi etalase. Biarkan bagian di balik kaca etalase untuk pajangan rendah.
- Letakkan gudang di belakang. Barang yang masuk tidak memotong jalur pelanggan.
Izin dan pelaksanaan
Dokumen yang diminta untuk izin membuka dan menjalankan usaha berbeda menurut pemerintah kota dan jenis usahanya. Denah ini adalah draf tata letak; mintalah arsitek menyiapkan gambar yang diperlukan untuk pengajuan resmi.
Denah dan ukuran dalam artikel ini dimaksudkan sebagai ide tata letak. Untuk izin bangunan, perhitungan struktur, atau gambar kerja, diperlukan desain dan persetujuan arsitek dan insinyur berlisensi; untuk rincian peraturan, konsultasikan dengan pemerintah kota.